Tempat Wisata di Jakarta Pusat

tempat-wisata-di-JakPus

Jakarta Pusat Ada :

1. Monumen Nasional atau Monas adalah ikon dari kota Jakarta yang ramai dikunjungi wisatawan.

Monas adalah sebuah tugu dengan tinggi 132 meter dengan sebuah lidah api yang dibuat dengan emas di ujung atasnya.

Berlokasi di Lapangan Medan Merdeka,Jakarta Pusat, banyak aktifitas yang dapat anda lakukan di tempat ini, diantaranya menikmati pemandangan dari puncak monas, mengunjungi museum yang berisi diorama, melihat relief sejarah Indonesia, mendengar rekaman proklamasi, hingga berpiknik dan bersepeda.

Monas juga sering sekali digunakan sebagai tempat acara besar

2. Museum Nasional, atau populer dengan sebutan Museum Gajah adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Ciri khas dari museum ini adalah adanya sebuah patung gajah yang terbuat dari perunggu, pemberian dari Raja Thailand dan diletakan di depan pintu museum.

Museum Gajah adalah tempat wisata di Jakarta Pusat yang selain rekreatif, juga edukatif dan kultural.

Koleksi yang dimiliki museum ini berupa peninggalan sejarah seperti prasasti, keramik, barang-barang perunggu, tekstil, patung, alat musik tradisional, perhiasan kuno, wayang kulit, tengkorak manusia purba, dan lain-lain dengan total koleksi lebih dari 140,000 barang.

3. Museum Sumpah Pemuda yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106 adalah museum yang memiliki koleksi benda dan foto yang berhubungan erat dengan salah satu peristiwa sejarah yang paling penting, yaitu Sumpah Pemuda tahun 1928.

Total jumlah koleksi barang bersejarah yang dimiliki Museum Sumpah Pemuda adalah hampir 3,000 barang, sehingga museum ini sangat cocok untuk wisata sejarah.

4. Masjid Istiqlal yang berlokasi di Jakarta Pusat adalah tempat ibadah umat Islam yang juga berfungsi sebagai tempat wisata religi yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan luar negeri yang beragama Islam.

Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas sekitar 200,000 orang, menara setinggi 90 meter, dan diameter kubah selebar 45 meter.

Banyak wisatawan asing yang suka datang ke Masjid Istiqlal dengan tujuan mempelajari Islam.

Setiap hari besar Islam, Masjid Istiqlal selalu padat oleh umat, bahkan Presiden Indonesia juga selalu ikut kegiatan keagamaan di sini.

5. Pasar Baru adalah sebuah kawasan perdagangan yang berdiri sejak tahun 1820. Selain sebagai pusat belanja paling tua di Jakarta.

Pasar Baru sudah menjadi tempat wisata di Jakarta Pusat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik yang dari Indonesia maupun yang dari luar negeri.

Wisatawan-wisatawan ini datang ke Pasar Baru dengan tujuan wisata belanja.

Toko-toko di Pasar Baru memiliki bentuk seperti bangunan di Eropa dan China.

Toko-toko ini menjual berbagai barang, mulai dari pakaian, sepatu, peralatan olahraga, kain, kacamata, jam tangan, batik, perlengkapan salon, hingga makanan dan jasa penjahitan.

Barang-barang di sini dapat dibeli dengan harga murah dan banyak sekali pilihannya.

6. Sejak puluhan tahun lalu, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, sudah menjadi pusat wisata kuliner malam.

Yang bisa dijumpai di Jalan Pecenongan adalah deretan tenda di sisi kiri dan kanan jalan yang menjual berbagai jenis masakan, mulai dari nasi goreng, hidangan laut, babi, sayuran, es campur, bubur ayam, hingga martabak manis.

Kawasan wisata kuliner ini mulai hidup ketika matahari mulai tenggelam, sekitar pukul 6 sore hingga pukul 2 malam.

3 hidangan yang paling populer di kawasan ini adalah hidangan laut, babi, dan martabak. Konon katanya Jalan Pecenongan adalah awal mula menjamurnya warung tenda di tempat lain. 

Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

Powered By:Jasa Pembuatan Website, Toko Online dan SEO Di 0822-4097-4888
error: isi di lindungi oleh hak cipta